DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet.
Atau dengan kata lain DNS adalah server yang digunakan untuk mengetahui IP Address suatu host lewat host name-nya. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya.
DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.
DNS (Domain Name Server) ini melakukan encode atau menerjemahkan dari domain google.com ke dalam bentuk deretan angka unik yaitu berupa IP.
misal google.com IP nya adalah 208.67.219.231. Jadi bila kita masukan 208.67.219.231 pada browser maka juga akan membuka domain google.com tersebut.
Penggunaan DNS sangat penting artinya dalam dunia Internet, karena dengan menggunakan DNS yang tepat, akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecepatan browser ketika berselancar di Internet.
DNS ditemukan pada tahun 1983 oleh Paul Mockapetris; spesifikasi asli muncul di RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update terhadap spesifikasi DNS. Hal ini membuat RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa RFC terkini telah memproposikan beberapa tambahan dari protokol inti DNS.
Fungsi DNS
- Kerangka Peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.
- Menyediakan keluwesan untuk kegagalan computer. Beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya,Tiga belas server akar (root server)digunakan oleh seluruh dunia.
Keunggulan DNS
- DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP
- DNS server mudah untuk di konfigurasikan(Bagi admin)
- User tidak lagi di repotkan untuk mengingat IP address
Kekurangan DNS
- DNS tidak mudah untuk di implementasikan
- Tidak konsisten
- Tidak bias membuat banyak nama domain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar